You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Pandansari
Desa Pandansari

Kec. Kejobong , Kab. Purbalingga , Provinsi Jawa Tengah

Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Desa Pandansari Kec. Kejobong Kabupaten Purbalingga...Website Resmi Pemerintah Desa Pandansari Sebagai Sarana Informasi dan Transparansi Publik

Syukuran Sasi Ruah (Nyadran) sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan

SUKANDAR 12 April 2021 Dibaca 25 Kali
Syukuran Sasi Ruah (Nyadran) sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan

Nyadran – Menjelang bulan Ramadan, umat muslim mulai mempersiapkan diri untuk menyambut ibadah puasa. Salah satu yang dilakukan umat Muslim di Indonesia adalah berziarah ke makam keluarga ataupun leluhur.

Tradisi ziarah atau kerap disebut nyekar ini bisa dilihat dari dipenuhinya sejumlah pemakaman sejak seminggu sebelum bulan puasa dimulai.

Nyadran biasanya dilaksanakan untuk menyambut bulan suci umat Islam. Rangkaiannya Kenduri biasanya diisi dengan pembersihan makam dari kotoran dan rerumputan yang berada di sekitar makam. Dalam Bahasa Jawa, bersih-bersih makam ini dikenal dengan istilah Besik.

Usai membersihkan makam, dilakukan pembacaan Al-Quran, zikir, tahlil dan doa yang kemudian ditutup dengan makan bersama sanak keluarga. Tradisi Nyadran sendiri bisa dibilang berupa budaya daerah, bukan tradisi Islam.

Umumnya, tradisi ini masih diselenggarakan masyarakat Jawa Tengah seperti di Desa Pandansari, Kec. Kejobong, Kab. Purbalingga dan wilayah Jawa Tengah lainnya.

Acara makan bersama diselenggarakan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan. Meski jenisnya merupakan budaya, Nyadran juga dipahami sebagai bentuk hubungan antara leluhur dengan sesama manusia dan dengan Tuhan.

Tradisi ini terbilang sudah turun temurun diselenggarakan di daerah Jawa Tengah. Sebagian masyarakat percaya, mendoakan sanak keluarga ataupun leluhur baik dilakukan untuk ketenangan arwah orang yang telah meninggal.

Selain itu, manfaat ziarah juga sekaligus mengingatkan tentang kematian. Dengan berziarah, umat Muslim diingatkan kembali tentang akhir kehidupan dan keseimbangan hidup di dunia untuk mencari bekal berkah di akhirat nantinya.

Sebagai salah satu tradisi puasa yang unik, Nyadran di setiap daerah Jawa Tengah menjadi event tersendiri. Acara makan bersama menjadi ajang silaturahmi menjelang Ramadan yang mencuri perhatian.

Kebersamaan warga menjadi momen yang dinanti-nantikan.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 1.938.980.159,00 Rp 2.449.707.000,00
79.15%
Belanja
Rp 1.185.901.099,00 Rp 2.111.600.209,00
56.16%
Pembiayaan
Rp 583.244.994,00 Rp 583.244.994,00
100%

APBDes 2025 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 10.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 1.002.443.000,00 Rp 1.002.443.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 25.071.600,00 Rp 41.786.000,00
60%
Alokasi Dana Desa
Rp 678.311.020,00 Rp 688.578.000,00
98.51%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 100.000.000,00 Rp 500.000.000,00
20%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 130.000.000,00 Rp 200.000.000,00
65%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp 3.151.546,00 Rp 6.650.000,00
47.39%
Bunga Bank
Rp 2.993,00 Rp 250.000,00
1.2%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 618.628.099,00 Rp 762.983.499,00
81.08%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 457.043.000,00 Rp 1.187.472.510,00
38.49%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 53.830.000,00 Rp 87.695.000,00
61.38%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 2.400.000,00 Rp 6.900.000,00
34.78%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 54.000.000,00 Rp 66.549.200,00
81.14%
CodeIgniter