Pandansari 26 Juni 2020, 18.30

Bertempat di Pendopo Desa Pandansari telah berlangsung kegiatan Advokasi Dan Sosialisasi Pembentukan Warga Peduli Aids (WPA). Jum’at (26/6).

Kegiatan dihadiri Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Purbalingga, Kasie Kesejahteraan Kecamatan Kejobong, Babinsa , Kamtibmas, Kepala puskesmas Kejobong, Kepala Desa Pandansari, Ketua Forum Kesehatan Desa (FKD), Ketua WPA, Perwakilan Kader Posyandu, dan Ketua TP PKK Desa serta perwakilan dari masing-masing pokja.

Sekretaris KPAD Heni Ruslanto, S.E. dalam sambutannya menyampaikan kegiatan pembentukan Warga Peduli Aids (WPA) adalah dalam rangka pelaksanaan program Penurunan Kesakitan dan Kematian terkait HIV dan AIDS di Kabupaten Purbalingga bahwa setiap desa membentuk warga peduli HIV-AIDS yang terintegerasi dengan forum kesehatan desa. Pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) tersebut merupakan perwujudan partisipasi masyarakat dalam Penanggulangan HIV-AIDS.

Kepala puskesmas kecamatan kejobong Dr. Dyah menyampaikan “Warga Peduli AIDS adalah sebuah iktiar untuk membangun kesadaran Nasional dalam pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS yang selama ini kurang melibatkan masyarakat sebagai aktor. Melalui WPA ini, program pemberdayaan masyarakat yang ada dengan prinsip transparasi, partisipatif dan akuntabilitas, serta memperhatikan nilai agama dan budaya di masing-masing daerah, sehingga masyarakat tahu, mau dan mampu menanggulangi HIV-AIDS di lingkungannya.

Kemudian pembentukan WPA ini dimaksudkan untuk menghapus stigma dan diskriminasi terhadap pengidap HIV (ODHA). Pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) adalah sebagai upaya Penanggulangan dan Pencegahan HIV-AIDS di Desa Pandansari Kec. Kejobong Kabupaten Purbalingga.

Tujuan pembentukan WPA adalah terbentuknya Warga Peduli AIDS (WPA) di wilayah Desa Pandansari Kec. Kejobong Kabupaten Purbalingga., Identifikasi potensi masalah penularan HIV-AIDS di wilayah Desa Pandansari dan Penangananya, Adanya edukasi dan fasilitasi masyarakat kelayanan atau akses layanan yang ada, Terbentuknya Kader Warga peduli AIDS (WPA) yang dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang HIV-AIDS yang benar serta Menjaga Harmonisasi warga tanpa adanya diskriminasi bagi orang yang terinfeksi HIV (ODHA).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *